Inklusif Berkarakter Today: Senin, 12 Oktober 2026 M
Berita-berita terbaru yang ada pada hari ini dan materi yang dipelajari di periode waktu hari ini di SD Al-Madina Inklusif Berkarakter, serta Resource Center (RC) dan Bengkel Kerja Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
SEMESTER GASAL TP 2026-2027OKTOBER 2026 MINKLUSIF BERKARAKTER TODAYMINGGU KE-2KEBIASAAN HIDUP SEHARI-HARIHARI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (KBM) EFEKTIFBELAJAR MENGAJI PRIVAT (BIMBINGAN BACA IQRO'/AL-QUR'AN) & TADARUS BERJAMAAHKOKURIKULER UNGGULAN: PANGGUNG SENI AL-MADINA (PASENA)PENDIDIKAN JASMANI, ROHANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN (PJOK)
Yafi Aldi Pranoto
10/13/20265 min read

BERITA #1


Awali Hari dengan Keberkahan, SD Al-Madina Biasakan Mengaji Iqro dan Al-Qur’an Sebelum Belajar
Serang, Banten — Dalam upaya menanamkan nilai-nilai religius dan membangun kebiasaan baik sejak dini, SD Al-Madina Inklusif Berkarakter membiasakan peserta didik untuk mengaji Iqro dan Al-Qur’an sebelum memulai kegiatan pembelajaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan positif sekolah dalam mendukung pembentukan karakter serta meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an.
Kegiatan mengaji dilaksanakan sebelum pembelajaran dimulai dengan pendampingan guru. Peserta didik yang masih berada pada tahap awal belajar membaca Al-Qur’an menggunakan buku Iqro sebagai panduan untuk mengenal huruf hijaiyah, memahami harakat, serta melatih kemampuan membaca secara bertahap. Sementara itu, peserta didik yang telah memiliki kemampuan membaca lebih lanjut mendapatkan kesempatan untuk membaca Al-Qur’an sesuai dengan tingkat kemampuannya.
Pembiasaan ini memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai dengan tahap perkembangannya. Dengan pendampingan yang tepat, peserta didik diharapkan semakin lancar mengenali huruf hijaiyah, melafalkan bacaan dengan benar, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Lebih dari sekadar kegiatan membaca, mengaji sebelum belajar juga menjadi sarana untuk menanamkan kedisiplinan, kesabaran, ketekunan, dan kecintaan terhadap ilmu agama. Melalui rutinitas ini, peserta didik diajak untuk membiasakan diri memulai aktivitas dengan kegiatan yang positif sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Bagi SD Al-Madina Inklusif Berkarakter, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan spiritualitas peserta didik. Oleh karena itu, pembiasaan mengaji menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan keseimbangan antara pengembangan pengetahuan, pembentukan akhlak, dan penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap peserta didik tidak hanya mampu membaca Iqro dan Al-Qur’an dengan lebih baik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mencintai Al-Qur’an dan berusaha mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang terkandung di dalamnya.
Dengan membiasakan mengaji sebelum pembelajaran, SD Al-Madina Inklusif Berkarakter berupaya menanamkan fondasi keimanan sejak dini. Harapannya, kebiasaan baik yang tumbuh di sekolah dapat terus dilanjutkan di rumah bersama keluarga sehingga kecintaan terhadap Al-Qur’an menjadi bagian dari kehidupan peserta didik sehari-hari.







BERITA #2


Asah Kreativitas Sejak Dini, SD Al-Madina Selenggarakan Kokurikuler Seni bagi Siswa Kelas I dan II
Serang, Banten — SD Al-Madina Inklusif Berkarakter terus berupaya mengembangkan potensi peserta didik melalui kegiatan kokurikuler yang menyenangkan dan bermakna. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan kokurikuler seni yang diperuntukkan bagi peserta didik kelas I dan II setelah jam pelajaran selesai.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk mengeksplorasi kreativitas, mengenali minat dan bakat, serta mengekspresikan diri melalui berbagai aktivitas seni. Setelah mengikuti pembelajaran di kelas, peserta didik mendapatkan ruang untuk belajar dengan suasana yang lebih santai, interaktif, dan menyenangkan.
Dalam kegiatan kokurikuler seni, peserta didik dapat mengenal berbagai bentuk ekspresi seni, seperti menggambar, mewarnai, membuat karya kerajinan sederhana, dan mengeksplorasi beragam bahan serta teknik berkarya sesuai dengan kegiatan yang dilaksanakan. Melalui aktivitas tersebut, anak-anak didorong untuk menuangkan ide dan imajinasi mereka ke dalam karya yang unik dan beragam.
Selain mengembangkan kreativitas, kegiatan ini juga mendukung perkembangan keterampilan motorik halus, koordinasi mata dan tangan, konsentrasi, serta kemampuan menyelesaikan tugas. Peserta didik belajar mengikuti tahapan kegiatan, menggunakan alat dan bahan dengan baik, serta menghargai proses dalam menghasilkan sebuah karya.
Kegiatan kokurikuler seni juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk belajar bekerja sama, berbagi alat dan bahan, serta menghargai hasil karya teman. Setiap anak memiliki gagasan, kemampuan, dan cara berekspresi yang berbeda. Oleh karena itu, proses berkarya menjadi kesempatan untuk menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus menghargai keberagaman.
Sebagai sekolah inklusif berkarakter, SD Al-Madina berupaya memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk mengembangkan potensinya sesuai dengan minat, kemampuan, dan kebutuhan masing-masing. Dalam kegiatan seni, peserta didik didorong untuk berani mencoba, bereksplorasi, dan menikmati proses berkarya tanpa harus merasa terbebani oleh tuntutan untuk menghasilkan karya yang sempurna.
Pelaksanaan kegiatan setelah jam pelajaran juga memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan aspek nonakademik melalui pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran reguler. Dengan pendampingan guru, kegiatan seni diharapkan dapat menjadi pengalaman positif yang memperkaya proses tumbuh kembang anak.
Melalui kokurikuler seni bagi peserta didik kelas I dan II, SD Al-Madina Inklusif Berkarakter berharap dapat menumbuhkan generasi yang kreatif, percaya diri, mandiri, dan mampu menghargai keindahan serta keberagaman. Kreativitas yang dikembangkan sejak dini diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik untuk terus mengeksplorasi potensi dan mengembangkan kemampuan mereka di masa mendatang.
Bagi SD Al-Madina, setiap karya memiliki cerita dan setiap anak memiliki potensi untuk berkarya. Melalui seni, peserta didik belajar bahwa kreativitas bukan hanya tentang menghasilkan sesuatu yang indah, tetapi juga tentang keberanian mencoba, kebebasan berekspresi, dan kegembiraan dalam belajar.



BERITA #3


Sehat dan Bugar Bersama, Siswa SD Al-Madina Antusias Mengikuti Senam dalam Pelajaran PJOK
Serang, Banten — SD Al-Madina Inklusif Berkarakter terus mendorong penerapan pola hidup sehat melalui kegiatan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan senam dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk membiasakan peserta didik menjaga kebugaran tubuh sekaligus mengembangkan keterampilan gerak sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, peserta didik mengikuti gerakan senam dengan bimbingan guru PJOK. Mereka diajak melakukan berbagai gerakan yang melibatkan koordinasi anggota tubuh, keseimbangan, kelenturan, serta ketepatan mengikuti irama. Dengan mengikuti arahan guru, peserta didik berlatih melakukan setiap gerakan secara teratur sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Suasana pembelajaran berlangsung aktif dan menyenangkan. Peserta didik mendapatkan kesempatan untuk bergerak, mengikuti irama, dan mencoba berbagai variasi gerakan senam. Melalui kegiatan ini, pembelajaran PJOK tidak hanya menjadi sarana untuk mempelajari keterampilan olahraga, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang mendorong peserta didik untuk lebih mengenal kemampuan tubuhnya.
Kegiatan senam memiliki berbagai manfaat bagi perkembangan anak. Selain membantu menjaga kebugaran jasmani, aktivitas ini dapat melatih koordinasi gerak, keseimbangan, kelenturan, dan konsentrasi. Peserta didik juga belajar mengembangkan kedisiplinan dengan mengikuti instruksi, menjaga keteraturan gerakan, serta memperhatikan keselamatan diri dan teman selama kegiatan berlangsung.
Lebih dari itu, senam menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk membangun sikap positif dalam beraktivitas fisik. Mereka belajar berusaha mengikuti gerakan, menghargai kemampuan diri sendiri, dan tetap bersemangat meskipun menghadapi gerakan yang belum dikuasai. Pengalaman tersebut turut mendukung pembentukan karakter mandiri, disiplin, dan percaya diri.
Sebagai sekolah inklusif berkarakter, SD Al-Madina berupaya menghadirkan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk berpartisipasi sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya. Dalam kegiatan senam, penyesuaian gerakan dan pendampingan dapat diberikan agar setiap anak merasa nyaman, aman, dan mampu menikmati proses pembelajaran.
Melalui kegiatan senam dalam pelajaran PJOK, SD Al-Madina Inklusif Berkarakter berharap peserta didik semakin menyadari pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan. Kebiasaan bergerak aktif yang dibangun sejak usia sekolah diharapkan dapat berlanjut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Dengan tubuh yang sehat dan bugar, peserta didik diharapkan dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih bersemangat, mengembangkan potensi diri, serta tumbuh menjadi generasi yang aktif, mandiri, dan peduli terhadap kesehatan.


