Inklusif Berkarakter Today: Kamis, 15 Oktober 2026 M

Berita-berita terbaru yang ada pada hari ini dan materi yang dipelajari di periode waktu hari ini di SD Al-Madina Inklusif Berkarakter, serta Resource Center (RC) dan Bengkel Kerja Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

SEMESTER GASAL TP 2026-2027OKTOBER 2026 MINKLUSIF BERKARAKTER TODAYMINGGU KE-2KEBIASAAN HIDUP SEHARI-HARIHARI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (KBM) EFEKTIFMATEMATIKA & ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS)BAHASA PENGANTAR: INDONESIA, INGGRIS, DAN ARABISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN (ISHOMA)

Yafi Aldi Pranoto

10/16/20267 min read

Setiap Kelas, Setiap Mata Pelajaran

Materi Hari Ini

an abstract photo of a curved building with a blue sky in the background

BERITA #1

Kelas I SD Al-Madina Belajar Calistung Bilangan Cacah sampai 100 dalam Pembelajaran Matematika

Serang, Banten — Peserta didik kelas I SD Al-Madina Inklusif Berkarakter mengikuti pembelajaran Matematika dengan materi membaca, menulis, dan menghitung (calistung) bilangan cacah sampai 100. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan numerasi dasar peserta didik sejak awal jenjang sekolah dasar.

Dalam pembelajaran ini, peserta didik berlatih mengenal bilangan cacah mulai dari 0 hingga 100. Mereka belajar membaca nama bilangan, menuliskan lambang bilangan dengan benar, serta menghitung jumlah benda sesuai dengan bilangan yang dipelajari. Melalui latihan yang dilakukan secara bertahap, peserta didik diharapkan semakin memahami hubungan antara nama bilangan, lambang bilangan, dan jumlah benda.

Guru membimbing peserta didik melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Peserta didik dapat berlatih menyebutkan urutan bilangan, melengkapi bilangan yang belum tertulis, mencocokkan lambang bilangan dengan jumlah benda, serta mengerjakan soal latihan sederhana. Kegiatan tersebut membantu peserta didik mengembangkan ketelitian, konsentrasi, dan kepercayaan diri dalam belajar Matematika.

Pembelajaran calistung bilangan cacah juga menjadi fondasi bagi pemahaman materi Matematika berikutnya, seperti membandingkan bilangan, memahami nilai tempat, serta melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan. Oleh karena itu, penguasaan konsep bilangan sejak kelas I perlu dibangun melalui latihan yang konsisten dan pengalaman belajar yang bermakna.

Sebagai sekolah inklusif berkarakter, SD Al-Madina berupaya memberikan pendampingan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan setiap peserta didik. Dengan suasana belajar yang positif, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan kemampuan numerasi secara bertahap tanpa kehilangan semangat dan rasa percaya diri.

Melalui pembelajaran ini, SD Al-Madina Inklusif Berkarakter terus berkomitmen menumbuhkan kecakapan dasar peserta didik agar mereka semakin siap menghadapi pembelajaran pada tahap berikutnya.

an abstract photo of a curved building with a blue sky in the background

BERITA #2

Belajar Mendeskripsikan Anggota Keluarga, Peserta Didik Kelas IV SD Al-Madina Asah Kemampuan Bahasa Inggris

Serang, Banten — Peserta didik kelas IV SD Al-Madina Inklusif Berkarakter mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris dengan materi Describing Family Members atau mendeskripsikan anggota keluarga. Melalui materi ini, peserta didik berlatih mengenal kosakata Bahasa Inggris yang berkaitan dengan keluarga sekaligus menyampaikan informasi sederhana mengenai anggota keluarga mereka.

Dalam pembelajaran ini, peserta didik mempelajari berbagai kosakata tentang hubungan keluarga, seperti father (ayah), mother (ibu), brother (saudara laki-laki), sister (saudara perempuan), grandfather (kakek), dan grandmother (nenek). Selain itu, peserta didik juga belajar menggunakan kata sifat sederhana untuk menggambarkan karakteristik anggota keluarga, seperti kind (baik hati), friendly (ramah), funny (lucu), tall (tinggi), dan short (pendek).

Peserta didik kemudian berlatih menyusun kalimat sederhana untuk mendeskripsikan anggota keluarga. Contohnya, “My mother is kind” yang berarti “Ibu saya baik hati” atau “My brother is funny” yang berarti “Saudara laki-laki saya lucu.” Melalui latihan tersebut, peserta didik belajar menggabungkan kosakata menjadi kalimat yang bermakna dan sesuai dengan konteks.

Materi Describing Family Members juga memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berbicara dan menulis dalam Bahasa Inggris. Dengan menggunakan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, pembelajaran diharapkan menjadi lebih mudah dipahami, menarik, dan bermakna.

Selain meningkatkan kemampuan berbahasa, kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengenal dan mengungkapkan hal-hal positif tentang anggota keluarga mereka. Peserta didik belajar bahwa Bahasa Inggris dapat digunakan untuk menceritakan pengalaman pribadi dan lingkungan terdekat.

Melalui pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan, SD Al-Madina Inklusif Berkarakter terus mendorong peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berbahasa, keberanian berkomunikasi, serta rasa percaya diri sebagai bekal untuk belajar dan berinteraksi di masa depan.

an abstract photo of a curved building with a blue sky in the background

BERITA #3

Membiasakan Ibadah Sejak Dini, Peserta Didik SD Al-Madina Melaksanakan Salat Duha pada Istirahat Pertama

Serang, Banten — SD Al-Madina Inklusif Berkarakter terus menanamkan nilai-nilai keagamaan melalui pembiasaan ibadah dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Salah satu kegiatan rutin yang diterapkan adalah pelaksanaan salat Duha pada waktu istirahat pertama.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk mengenal dan membiasakan ibadah sunah sejak dini. Pada waktu istirahat pertama, peserta didik diarahkan untuk melaksanakan salat Duha dengan bimbingan guru. Melalui pembiasaan ini, peserta didik tidak hanya belajar mengenai tata cara beribadah, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam menjalankan ibadah secara tertib dan khusyuk.

Pelaksanaan salat Duha secara rutin diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap ibadah serta membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab. Peserta didik juga belajar mengatur waktu, mengikuti arahan, menjaga ketertiban, dan menghormati teman yang sedang beribadah.

Pembiasaan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dengan kegiatan pembelajaran sehari-hari. Pendidikan agama tidak hanya disampaikan melalui materi di kelas, tetapi juga diwujudkan dalam praktik nyata yang dilakukan secara konsisten di lingkungan sekolah.

SD Al-Madina Inklusif Berkarakter meyakini bahwa pembentukan karakter membutuhkan proses dan keteladanan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kegiatan salat Duha pada istirahat pertama diharapkan dapat menjadi kebiasaan positif yang tumbuh dalam diri peserta didik dan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya mendampingi setiap peserta didik agar berkembang tidak hanya dalam kemampuan akademik, tetapi juga dalam nilai spiritual, kedisiplinan, dan akhlak mulia.