Inklusif Berkarakter Today: Rabu, 21 Oktober 2026 M

Berita-berita terbaru yang ada pada hari ini dan materi yang dipelajari di periode waktu hari ini di SD Al-Madina Inklusif Berkarakter, serta Resource Center (RC) dan Bengkel Kerja Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

SEMESTER GASAL TP 2026-2027OKTOBER 2026 MINKLUSIF BERKARAKTER TODAYKEBIASAAN HIDUP SEHARI-HARIHARI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (KBM) EFEKTIFPEKAN KETIGAHARI RABUMUHADATSAH & MUHADHOROH • CONVERSATION & PUBLIC SPEAKING • PERCAKAPAN & BERPIDATOFASE C KELAS V (SUNAN KUDUS)FASE A KELAS II (SUNAN AMPEL)FASE B KELAS III (SUNAN BONANG)FASE B KELAS IV (SUNAN DRAJAT)FASE A KELAS I (SUNAN GRESIK)PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (PPKN)PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, PENERAPAN AGAMA BERBASIS AL-QUR'AN & HADIST, PEMAHAMAN FIQIH DAN PENGUATAN AQIDAH, BACA TULIS AL-QUR'AN, DAN TAHFIDZUL QUR'ANISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN (ISHOMA)

Yafi Aldi Pranoto

10/22/20267 min read

Setiap Kelas, Setiap Mata Pelajaran

Materi Hari Ini

an abstract photo of a curved building with a blue sky in the background

BERITA #1

Latih Kepercayaan Diri dan Keterampilan Berbicara, SD Al-Madina Gelar Public Speaking Bahasa Arab

Serang, Banten, 21 Oktober 2026 — SD Al-Madina Inklusif Berkarakter kembali melaksanakan kegiatan Conversation and Public Speaking sebagai bagian dari pembiasaan berbahasa bagi peserta didik. Pada kegiatan hari ini, peserta didik berlatih public speaking menggunakan Bahasa Arab untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi, menambah kosakata, serta meningkatkan keberanian berbicara di depan orang lain.

Kegiatan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap hari Rabu sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai. Program Conversation and Public Speaking menghadirkan latihan berbahasa Inggris dan Bahasa Arab secara bergantian, sehingga peserta didik memperoleh kesempatan untuk mengenal dan menggunakan kedua bahasa tersebut dalam kegiatan komunikasi sederhana.

Dalam sesi public speaking Bahasa Arab, peserta didik berlatih menyampaikan kata, kalimat, atau ungkapan sederhana sesuai dengan materi yang dipelajari. Mereka didorong untuk memperhatikan pelafalan, intonasi, serta keberanian dalam menyampaikan pesan di hadapan teman-teman. Dengan latihan yang dilakukan secara bertahap, peserta didik diharapkan semakin terbiasa menggunakan Bahasa Arab secara lisan.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penguasaan kosakata dan pelafalan, tetapi juga melatih keterampilan berbicara di depan umum. Peserta didik belajar menyampaikan gagasan dengan jelas, menjaga sikap ketika berbicara, menyimak penampilan teman, serta memberikan apresiasi terhadap usaha orang lain. Suasana belajar yang suportif membantu peserta didik membangun rasa percaya diri tanpa takut melakukan kesalahan saat berlatih.

Pembiasaan Bahasa Arab juga menjadi bagian dari penguatan pendidikan agama di SD Al-Madina Inklusif Berkarakter. Sebagai bahasa Al-Qur'an, Bahasa Arab memiliki peran penting dalam membantu peserta didik mengenal kosakata yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan lingkungan keagamaan. Melalui kegiatan ini, pembelajaran Bahasa Arab diharapkan terasa lebih dekat, praktis, dan menyenangkan.

Melalui program Conversation and Public Speaking, SD Al-Madina Inklusif Berkarakter terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kemampuan komunikasi peserta didik. Diharapkan, kegiatan rutin ini dapat menumbuhkan keberanian berbicara, memperluas wawasan kebahasaan, serta membentuk peserta didik yang percaya diri dan mampu berkomunikasi dengan santun.

an abstract photo of a curved building with a blue sky in the background

BERITA #2

Menggambar dan Mempresentasikan Rumah Impian, Peserta Didik Kelas I Belajar Mengenal Lingkungan yang Bersih, Nyaman, dan Aman

Serang, Banten, 21 Oktober 2026 — Peserta didik kelas I SD Al-Madina Inklusif Berkarakter mengikuti pembelajaran Pendidikan Pancasila (PPKn) dengan materi Aku dan Lingkunganku. Melalui kegiatan menggambar dan mempresentasikan rumah impian, peserta didik diajak mengenal pentingnya lingkungan tempat tinggal yang bersih, nyaman, dan aman.

Dalam kegiatan ini, peserta didik menuangkan imajinasi mereka melalui gambar rumah impian. Mereka bebas menggambarkan bentuk rumah beserta lingkungan di sekitarnya, seperti halaman yang bersih, taman dengan tanaman hijau, tempat sampah, pagar, serta berbagai fasilitas yang membuat rumah terasa nyaman dan aman. Melalui kegiatan menggambar, peserta didik belajar mengekspresikan gagasan sekaligus mengenali ciri-ciri lingkungan yang baik untuk ditinggali.

Setelah menyelesaikan gambar, peserta didik mendapat kesempatan untuk mempresentasikan rumah impian mereka di hadapan guru dan teman-teman. Mereka menjelaskan bagian-bagian rumah yang digambar serta alasan memilih lingkungan tersebut. Misalnya, halaman yang bersih agar rumah sehat, tanaman agar lingkungan terasa sejuk, atau pagar dan pintu yang baik untuk membantu menjaga keamanan rumah.

Kegiatan presentasi ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melatih kemampuan berbicara, menyampaikan pendapat, dan membangun rasa percaya diri. Peserta didik juga belajar menyimak penjelasan teman serta menghargai perbedaan ide dan gambaran rumah impian yang dibuat oleh masing-masing anak.

Melalui materi Aku dan Lingkunganku, peserta didik tidak hanya mengenal lingkungan secara visual, tetapi juga diajak memahami tanggung jawab dalam menjaganya. Rumah yang bersih, nyaman, dan aman dapat diwujudkan melalui kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, merapikan barang setelah digunakan, menjaga kebersihan, serta berhati-hati ketika bermain.

Pembelajaran ini menghubungkan materi Pendidikan Pancasila dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik belajar bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab orang dewasa, melainkan juga dapat dimulai dari tindakan sederhana yang mereka lakukan di rumah maupun di sekolah.

Melalui kegiatan menggambar dan mempresentasikan rumah impian, SD Al-Madina Inklusif Berkarakter terus mendorong pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan bermakna. Diharapkan, peserta didik semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan, berani mengungkapkan gagasan, serta tumbuh menjadi pribadi yang peduli, bertanggung jawab, dan mampu menciptakan lingkungan yang lebih baik.

an abstract photo of a curved building with a blue sky in the background

BERITA #3

Menanamkan Kebiasaan Baik Sejak Dini, Peserta Didik Kelas I Belajar Bismillah dan Hamdalah dalam Pelajaran Fiqih

Serang, Banten, 21 Oktober 2026 — Peserta didik kelas I SD Al-Madina Inklusif Berkarakter mengikuti pembelajaran Fiqih dengan materi Bismillah dan Hamdalah. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan ungkapan yang dianjurkan dalam kehidupan sehari-hari umat Islam sekaligus menanamkan kebiasaan mengingat Allah Swt. sejak usia dini.

Dalam pembelajaran ini, peserta didik mengenal bacaan Bismillah atau Bismillahirrahmanirrahim yang berarti “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”. Peserta didik diajak memahami bahwa membaca basmalah merupakan kebiasaan baik yang dapat dilakukan sebelum memulai berbagai kegiatan, seperti belajar, makan, dan mengerjakan tugas.

Selain itu, peserta didik mempelajari bacaan Hamdalah, yaitu Alhamdulillahirabbil'alamin, yang berarti “Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam”. Melalui materi ini, peserta didik dikenalkan pada pentingnya bersyukur atas nikmat dan kebaikan yang diberikan oleh Allah Swt., termasuk kesehatan, kesempatan belajar, serta kasih sayang keluarga dan guru.

Untuk membantu pemahaman, guru membimbing peserta didik mengenali waktu yang tepat untuk mengucapkan basmalah dan hamdalah melalui contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan mereka. Peserta didik berlatih melafalkan kedua bacaan tersebut dan menghubungkannya dengan kegiatan sehari-hari. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berfokus pada kemampuan menghafal, tetapi juga pada pemahaman makna dan penerapannya.

Materi ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter religius peserta didik. Membiasakan diri membaca basmalah sebelum memulai kegiatan dapat menumbuhkan kesadaran untuk mengawali aktivitas dengan mengingat Allah Swt. Sementara itu, membiasakan hamdalah membantu peserta didik belajar bersyukur dan menghargai berbagai nikmat yang diterima.

Melalui pembelajaran Fiqih ini, SD Al-Madina Inklusif Berkarakter terus berupaya mengintegrasikan pendidikan agama dengan pembiasaan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan, peserta didik tidak hanya mampu melafalkan bacaan basmalah dan hamdalah dengan baik, tetapi juga memahami maknanya serta menerapkannya secara bertahap dalam aktivitas sehari-hari.

an abstract photo of a curved building with a blue sky in the background

BERITA #4

Menanamkan Kedisiplinan dan Kebersamaan, Peserta Didik SD Al-Madina Melaksanakan Salat Zuhur Berjamaah

Serang, Banten — SD Al-Madina Inklusif Berkarakter membiasakan seluruh peserta didik melaksanakan salat Zuhur berjamaah di musala sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter religius. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembiasaan ibadah yang bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membangun kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan salat Zuhur berjamaah diikuti oleh seluruh peserta didik dengan bimbingan guru. Sebelum salat dimulai, peserta didik mempersiapkan diri dan mengambil tempat di musala sekolah. Mereka belajar mengikuti tata cara pelaksanaan salat berjamaah, menjaga ketertiban, serta menghormati teman-teman yang sedang beribadah.

Melalui kegiatan ini, peserta didik dibiasakan untuk melaksanakan salat tepat waktu dan memahami pentingnya menjaga konsistensi dalam beribadah. Pembiasaan salat berjamaah juga memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam mempraktikkan gerakan dan bacaan salat, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa ibadah merupakan bagian penting dari kehidupan seorang muslim.

Selain membangun kebiasaan beribadah, salat Zuhur berjamaah menjadi sarana untuk menanamkan nilai kebersamaan dan persaudaraan. Seluruh peserta didik melaksanakan ibadah bersama tanpa membedakan kemampuan maupun latar belakang mereka. Dalam suasana tersebut, peserta didik belajar untuk saling menghormati, menjaga ketenangan, dan mengikuti kegiatan dengan tertib.

Pembiasaan ini sejalan dengan komitmen SD Al-Madina Inklusif Berkarakter dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak mulia. Nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kesabaran, dan kepedulian ditanamkan melalui kegiatan nyata yang dilakukan secara rutin di lingkungan sekolah.

Melalui pelaksanaan salat Zuhur berjamaah di musala sekolah, SD Al-Madina Inklusif Berkarakter berharap peserta didik semakin terbiasa menjalankan ibadah dengan kesadaran dan keikhlasan. Kebiasaan positif ini diharapkan dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah, sehingga membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki karakter yang kuat.